Namun hingga Selasa, 16 Desember 2025, kondisi di Bener Meriah masih jauh dari normal. Sebagian besar wilayah masih gelap, sementara jaringan komunikasi seperti internet dan telepon juga belum berfungsi optimal.
Akibatnya, warga kesulitan berkomunikasi dan mengakses informasi, menambah berat tantangan hidup pascabencana.
Momen kembalinya listrik melalui genset menjadi secercah harapan bagi warga Bener Meriah, sekaligus pengingat bahwa pemulihan pascabencana masih membutuhkan perhatian dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.***