nasional

Banjir Bandang Agam: 74 Jiwa Melayang, 2.500 Warga Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar

Sabtu, 29 November 2025 | 22:12 WIB
Menyoroti fakta terkini bencana alam akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Dok. BNPB)
  • Palembayan: 27 orang (21 sudah teridentifikasi)
  • Kampung Tangah: 7 orang
  • Kampung Tangah Timur: 9 orang
  • Subarang Ala: 17 orang
  • Malalak: 10 orang
  • Tanjung Raya: 2 orang
  • Palupuh: 1 orang
  • Matur: 1 orang

Selain korban meninggal, 78 warga masih hilang, terdiri dari:

  • 69 orang di Palembayan
  • 7 orang di Malalak
  • 2 orang di Tanjung Raya

Baca Juga: Skema UMP 2026 Direvolusi: Presiden Setuju, Kenaikan Tak Lagi Satu Angka untuk Semua Daerah!

2.500 Warga Harus Mengungsi

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengungkapkan bahwa total 2.500 warga terpaksa mengungsi akibat banjir bandang, longsor, dan meluapnya sungai-sungai besar di Agam.

“Warga kini ditampung di sejumlah lokasi pengungsian yang telah disiapkan,” ujar Rahmat.

Pemda Agam memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, termasuk makanan, sanitasi, dan air bersih.

Titik-Titik Pengungsian Paling Padat

Para warga yang mengungsi tersebar di berbagai wilayah yang terdampak parah:

Kecamatan Ampek Koto: sekitar 600 pengungsi terdampak luapan sungai.

Kelurahan Dalam, Nagari Pasia Laweh, Palupuh: 100 warga mengungsi akibat akses jalan putus

Salareh Aia, Palembayan: ratusan warga tinggalkan rumah

Anak Aia Kasiang, Nagari Bawan, Ampek Nagari: ratusan warga mengungsi ke kantor wali nagari

Malalak Timur & Labuhan, Nagari Tiku Lima Jorong, Tanjung Mutiara: pengungsi di halaman kantor camat

Semua lokasi kini menjadi tempat berlindung sementara bagi warga.

26 Dapur Umum Beroperasi di Lokasi Bencana

Halaman:

Tags

Terkini