TITIKTEMU.CO – Artis Inara Rusli resmi mengajukan laporan ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan penyebaran rekaman CCTV tanpa izin. Rekaman tersebut sebelumnya dijadikan bukti laporan dugaan perselingkuhan dan perzinaan antara Inara dengan Insanul Fahmi.
Dalam laporannya, Inara memasukkan pasal pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia keberatan karena rekaman CCTV itu diduga disebarkan secara ilegal hingga akhirnya viral.
Kasubdit I Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Agung Prakoso, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Betul, terlapornya masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat, Jumat (28/11/2025).
Sebelumnya, istri dari Insanul Fahmi, yakni Wardatina Mawa, menyerahkan rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan suasana di kamar Inara sebagai bukti dugaan perselingkuhan. Bukti tersebut diserahkan saat Mawa melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 22 November 2025.
Mawa mengungkapkan bahwa informasi soal rekaman CCTV itu pertama kali ia dapatkan dari kakaknya.
“Abang aku ngasih tahu videonya itu ke suami aku, video CCTV yang Agustus itu,” ungkapnya dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo.
Ia mengaku syok dan tak menyangka Insan—suaminya—diduga melakukan pengkhianatan dalam rumah tangga mereka.
“Aku melihat benar-benar pengkhianatan di dalam rumah tangga, janji suci itu benar-benar dilanggar,” tuturnya.
Mawa mengaku dunia seolah runtuh setelah menyaksikan rekaman tersebut. Ia menilai suaminya seharusnya menjadi sosok yang paling bertanggung jawab dalam keluarga.
“Melihat itu tuh sampai kayak Allahu Akbar, langsung kayak ya Allah masa sih. Dunia serasa runtuh,” lanjutnya.
Adapun laporan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli di Polda Metro Jaya mencantumkan Pasal 284 KUHP tentang perzinaan.***
Artikel Terkait
Keberlanjutan Kebijakan Bukan Intervensi: Hasan Nasbi Tegaskan Sistem Pembangunan Nasional yang Konsisten
Prabowo Tegaskan Perang Total terhadap Mark Up Anggaran dan Korupsi di Pemerintahan
Banjir Bandang Sumatera–Aceh: Prabowo Pastikan Pemerintah Bergerak Cepat Kirim Bantuan Darat dan Udara
Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan, Targetkan 300 Ribu Jembatan untuk Daerah Terpencil
Setahun Pemerintahan Prabowo: Pengamat Nilai Masih Dibayangi Era Jokowi, Ini Analisis Sri Radjasa dan Rocky Gerung