nasional

Dokter Tifa Ungkap Tekanan Pemeriksaan Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Ada Upaya Meragukan Kompetensinya

Rabu, 26 November 2025 | 13:41 WIB
Dokter Tifa ceritakan proses pemeriksaan terkait ijazah Jokowi. (YouTube/Bambang Widjojanto)

TITIKTEMU.CO - Aktivis sekaligus peneliti Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa membeberkan pengalaman proses penyidikannya setelah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo.

Dalam podcast yang diunggah di kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Rabu, 26 November 2025, dokter Tifa mengungkap dugaan adanya usaha untuk menampilkan dirinya seolah tak memiliki kapasitas sebagai peneliti.

Menurut Tifa, hal tersebut tampak jelas ketika ia menjalani rangkaian pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

“Sebelumnya ada 87 video dan unggahan yang dijadikan barang bukti. Sekarang mengerucut menjadi 39, dan yang terkait langsung dengan saya hanya tujuh,” ujarnya.

Baca Juga: Sanksi Ditangguhkan, Cristiano Ronaldo Dipastikan Tampil di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

“Saat menyimak pertanyaan-pertanyaannya, saya bisa membaca arah pemeriksaannya,” tambahnya.

Dituding Tidak Kompeten Menganalisis Wajah Jokowi

Tifa menjelaskan bahwa selama pemeriksaan, penyidik banyak menyoal kompetensinya dalam melakukan analisis ilmiah terhadap sosok Jokowi.

“Saya ditekan soal kapasitas saya sebagai peneliti,” kata Tifa.

“Seolah-olah saya tidak layak meneliti wajah Pak Joko Widodo, tidak punya kemampuan dalam neurobehavior analysis, dan dianggap hanya dokter umum,” tuturnya.

Padahal, lanjutnya, apa yang ia lakukan justru merupakan penerapan dasar dari ilmu kedokteran.

“Saya pakai tiga ilmu fundamental: anatomi, fisiologi, dan ilmu perilaku. Seorang dokter tak bisa bekerja tanpa itu,” jelasnya.

Baca Juga: Komisi II DPR Desak Otorita IKN Soal Kepastian Pemindahan ASN dan Kesiapan Infrastruktur

Ia pun menduga bahwa jika dirinya dianggap tidak kompeten, maka pernyataannya otomatis dikategorikan sebagai ujaran kebencian.

Halaman:

Tags

Terkini