nasional

Rokok Tetap Laris Meski Harga Naik: Dirjen Bea Cukai Ungkap CHT Mandek dan Produksi Tak Surut

Rabu, 26 November 2025 | 11:00 WIB
Foto ilustrasi - Dirjen Bea Cukai paparkan kendala pemberantasan rokok ilegal. (Unsplash/haim_charbit18)

TITIKTEMU.CO-Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama, menyampaikan bahwa produksi rokok dalam negeri justru meningkat.

Hal ini terjadi karena permintaan masyarakat tetap tinggi, sehingga pabrik rokok terus menggulirkan produksi.

Ia mengakui bahwa kebijakan Cukai Hasil Tembakau (CHT) belum cukup efektif menekan jumlah produksi.

Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI pada Senin, 24 November 2025.

Baca Juga: Panel Surya Terapung: Solusi Energi Masa Depan atau Ancaman Baru bagi Ekosistem Air?

Merokok Sudah Menjadi Kebiasaan Mengakar

Menurut Djaka, tingginya konsumsi rokok tidak lepas dari perilaku masyarakat yang sudah terbiasa merokok.

Kenaikan harga tidak lagi menjadi pertimbangan utama.

“Masyarakat tampaknya sudah kebal dengan harga.Yang penting, mulutnya tetap ‘berasap’,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa selama merokok masih dianggap kebiasaan, konsumsi akan terus berlanjut.

Baca Juga: PSSI Tegaskan Move On: Shin Tae-yong Tak Masuk Daftar, Fokus ke 5 Calon Pelatih Baru

CHT Dianggap Belum Berhasil Kendalikan Konsumsi

CHT sebagai instrumen fiskal untuk mengendalikan konsumsi tembakau dinilai belum menunjukkan hasil optimal.

Produksi rokok tidak mengalami penurunan berarti, meski kampanye antirokok semakin gencar.

“Bahkan kampanye dari komunitas antitembakau pun belum sanggup menghentikan kebiasaan merokok,” tambah Djaka.

Halaman:

Tags

Terkini