nasional

Status Awas, Aktivitas Gunung Semeru Meningkat: Zona Bahaya Diperluas hingga 20 Km

Sabtu, 22 November 2025 | 21:08 WIB
Menyoroti situasi berbahaya pada kawasan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur usai alami erupsi yang diiringi gempa letusan, pada Rabu, 19 November 2025. (Dok. ESDM)

Tekanan Magma Masih Tinggi

Wafid menambahkan bahwa suplai material vulkanik dari bawah permukaan masih terus terjadi. Pola kegempaan mengindikasikan adanya peningkatan tekanan di dekat permukaan tubuh gunung, sehingga pemantauan terus dilakukan secara ketat.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Penyelundupan Balpres Rp4 Miliar, Ungkap Jalur Tikus hingga Peran Truk Antar-Provinsi

143 Hewan Ternak Mati Terdampak Erupsi

Dinas Peternakan DKPP Lumajang melaporkan 143 hewan ternak (139 kambing/domba dan 4 sapi) mati akibat material erupsi pada 19 November 2025.

Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menetapkan status Tanggap Darurat hingga 26 November, diiringi penguatan pelayanan dan penanganan lanjutan terhadap warga terdampak.

Dengan aktivitas Semeru yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, masyarakat diminta tetap siaga dan mengikuti instruksi petugas. Hingga kini, Semeru masih berada pada Level IV Awas, menandakan seluruh zona rawan harus tetap steril demi keselamatan warga.***

Halaman:

Tags

Terkini