Dalam laporan keluarga, disebutkan bahwa Rizki kerap dihukum jika tidak berhasil menjalankan tugas sebagai penipu online (scammer), terutama di platform percintaan.
Beberapa bentuk penyiksaan yang dialami menurut neneknya, Imas Siti Rohanah:
- Dipaksa push-up ratusan kali
- Disuruh membawa galon ke lantai 10
- Mendapat ancaman jika tidak mencapai target
Kondisi itu membuat Rizki diam-diam menghubungi orang tua untuk meminta pertolongan dan memohon dipulangkan.
Keluarga Minta Bantuan Pemerintah
Merasa putus asa, keluarga Rizki akhirnya memohon bantuan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Mereka berharap pemerintah bisa menjemput Rizki dan membawa pulang cucunya dengan selamat.
Neneknya menggambarkan kondisi Rizki sebagai sangat tertekan, terisolasi, dan tidak tahu bagaimana caranya keluar dari situasi tersebut.***