nasional

Reformasi atau Formalitas? Sri Radjasa Soroti Dominasi Jenderal dalam Komisi Percepatan Reformasi Polri

Kamis, 20 November 2025 | 22:15 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan petinggi Polri tergabung dalam Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Dugaan Intervensi dalam Audiensi Ijazah Jokowi

Kontroversi makin membesar ketika Sri Radjasa menyinggung dugaan campur tangan para petinggi Polri dalam audiensi soal ijazah Jokowi di PTIK, Jakarta Selatan, yang berakhir dengan aksi walk out.

Baca Juga: Menuju Tanah Suci: Kampung Haji Indonesia Siap Berdiri di Makkah, Lelang Lahan Segera Diputuskan

Menurutnya, keputusan Jimly Asshiddiqie—ketua Komisi Reformasi Polri—yang memberi pilihan kepada Roy Suryo dan kolega untuk diam atau keluar dari ruangan tidak lepas dari tekanan pihak tertentu.

Awalnya, Refly Harun ingin bertemu Jimly, Mahfud MD, dan Yusril secara terpisah.

Namun sebelum pertemuan itu terjadi, undangan dari Ahmad Dofiri masuk, dan lokasi dialihkan ke PTIK.

“Pemilihan lokasi membuat kami merasa tidak fair. Terlihat jelas ada intervensi agar Roy Suryo cs tidak dilibatkan karena status tersangka,” ucapnya.

Ia juga menyinggung keberadaan nama besar seperti Tito Karnavian dan Listyo Sigit sebagai faktor yang membuat suasana menjadi semakin sensitif.

“Seolah ada kekhawatiran, ada tekanan dari petinggi-petinggi Polri yang berada di tim reformasi,” tutupnya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini