Kepala Seksi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar, menambahkan penutupan jalur ini bertujuan memastikan keselamatan masyarakat.
Aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif membuat risiko abu vulkanik, guguran material, hingga arus lahar tak bisa diabaikan.
Baca Juga: Temuan Ladang Ganja di Lereng Gunung Semeru, Polisi Temukan 365 Pohon Ganja
Status Awas, Waspada Lahar Dingin
Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, mengungkapkan keputusan menaikkan status Gunung Semeru diambil setelah pemantauan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat tinggi.
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak beraktivitas dalam radius delapan kilometer dari kawah.
Selain itu, sektor barat hingga timur laut disarankan steril hingga 20 kilometer. Warga juga diminta waspada potensi banjir lahar terutama di Besuk Kobokan saat terjadi hujan deras.
Aparat, petugas TNBTS, hingga relawan terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.***