Dari kecintaannya pada musik itulah, ia mulai belajar bahasa Jepang — sebuah keputusan yang kemudian terbukti berguna.
Kini, Jessie bekerja sebagai peneliti postdoctoral di Kyushu University, Jepang, melanjutkan kiprahnya di dunia riset internasional. “Ternyata hobi belajar bahasa Jepang dulu bermanfaat banget,” ujarnya sambil tersenyum.
Pesan Inspiratif dari Sang Doktor Muda
Di balik semua prestasinya, Jessie tidak menutupi bahwa jalan menuju gelar doktor penuh tantangan.
Ia mengakui, “S3 itu memang sulit, tapi kalau dijalani dengan semangat dan strategi yang tepat, semuanya bisa tercapai.”
Pesan sederhananya menjadi pengingat bagi generasi muda: kesuksesan tidak datang dalam semalam, tetapi melalui kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk terus belajar.***