nasional

Gubernur Sherly dan Gurita Tambangnya: Dari Nikel hingga Emas, Semua dalam Satu Genggaman

Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:35 WIB
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, ternyata punya kekuatan bisnis yang luas di sektor tambang (Instagram @s_tjo)

TITIKTEMU.CO - Gubernur Sherly: Cantik, Berkuasa, dan Memiliki Jejaring Tambang Raksasa

Di balik senyumnya yang ramah, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, ternyata punya kekuatan bisnis yang luas di sektor tambang.

Dari nikel, emas, hingga pasir besi, kepemilikan keluarga Sherly mencakup hampir seluruh sumber daya alam di provinsi tersebut.

Namun, praktik ini mulai memunculkan sorotan serius dari masyarakat sipil dan organisasi lingkungan.

Baca Juga: Libur Nataru 2025: Pemerintah Gelontorkan Diskon Besar untuk Tiket Pesawat, Kapal, dan Kereta — Waktunya Healing #DiIndonesiaAja!

Gurita Bisnis Keluarga Laos-Tjoanda

Koordinator JATAM, Melky Nahar, menekankan bahwa Sherly bukan hanya aktor politik, tapi juga pebisnis tambang yang memiliki jaringan luas.

Beberapa wilayah operasional yang mendapat sorotan antara lain Maba Sangaji, Halmahera Timur, Pulau Obi, dan Halmahera Selatan.

Beberapa entitas perusahaan yang dikuasai keluarga ini antara lain:

  • PT Karya Wijaya (nikel, Gebe & Halmahera)
  • PT Bela Sarana Permai (pasir besi, Pulau Obi)
  • PT Amazing Tabara & PT Indonesia Mas Mulia (emas)
  • PT Bela Kencana (nikel)

Perpaduan jabatan politik dan kepemilikan saham perusahaan tambang ini memunculkan isu konflik kepentingan yang serius, apalagi sebagian izin konsesi diterbitkan bertepatan dengan masa Pilgub 2024.

Baca Juga: Bahana Sekuritas dan Jasindo Resmikan Kolaborasi Strategis: Buka Galeri Investasi untuk Dorong Literasi Keuangan Nasional

Transisi Saham dan Kontrol Keluarga

Sherly kini menguasai mayoritas saham PT Karya Wijaya (71 persen) setelah wafatnya suami, Benny Laos.

Sisa saham dibagi ke tiga anaknya, masing-masing 8 persen. Tak hanya itu, Sherly tercatat sebagai direktur sekaligus pemegang 25,5 persen di PT Bela Group—induk dari beragam lini bisnis keluarga.

Halaman:

Tags

Terkini