Struktur ini menunjukkan integrasi perusahaan dalam lingkar keluarga yang menguatkan pengaruhnya di sektor tambang.
Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Akurasi Data Keuangan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Dampak Sosial dan Lingkungan
Operasional tambang keluarga gubernur tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menimbulkan dampak ekologis serius.
Deforestasi di Pulau Obi, pencemaran air di Halmahera Selatan, krisis air bersih, hingga konflik masyarakat di Pulau Gebe menjadi bagian dari dampak aktivitas ekstraktif ini.
Melky menekankan bahwa rangkap jabatan kepala daerah sebagai pejabat publik sekaligus pemilik perusahaan swasta berisiko melanggar hukum dan merusak kepercayaan publik.
Pengawasan Lemah, Risiko Tinggi
Hasil investigasi menunjukkan bahwa pengawasan terhadap operasi perusahaan milik pejabat publik sangat minim.
Penerbitan izin kerap dilakukan tanpa prosedur lengkap, masuk sistem MODI tanpa lelang, serta izin PPKH belum lengkap.
Potensi kehilangan penerimaan negara dan pelanggaran regulasi pun menjadi ancaman nyata.
Politik dan Bisnis Berpelukan?
Kasus ini memperlihatkan bagaimana kekuatan politik dan bisnis keluarga bisa saling menguatkan, namun di sisi lain menimbulkan risiko hukum, sosial, dan lingkungan.
Masyarakat dan lembaga pengawas kini menunggu langkah nyata untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam di Maluku Utara.***
Artikel Terkait
Berpikir Seperti Marcus Aurelius di Dunia TikTok: Stoisisme Versi Anak Gen Z
Rheza Herwindo: Anak Setya Novanto yang Kini Jadi Pengusaha Properti dan Komisaris PT KWE
Prabowo Minta Purbaya dan Danantara Cari Jalan Damai untuk Utang Whoosh Tanpa Guncang Ekonomi
Ketika Dunia Mulai Menyadari: Timnas Indonesia Dianggap Brasil yang Tertidur, Lawan Berat di Piala Dunia U-17
Waspada Cuaca Ekstrem: 8 Provinsi Terancam Hujan Lebat Akibat Bibit Siklon Tropis 98W
IFG Umumkan Pemenang Journalist Writing Competition 2025: Apresiasi Kreativitas Jurnalis dalam Menggaungkan Literasi Asuransi
Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Akurasi Data Keuangan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Bahana Sekuritas dan Jasindo Resmikan Kolaborasi Strategis: Buka Galeri Investasi untuk Dorong Literasi Keuangan Nasional
Libur Nataru 2025: Pemerintah Gelontorkan Diskon Besar untuk Tiket Pesawat, Kapal, dan Kereta — Waktunya Healing #DiIndonesiaAja!
Wapres Gibran Mancing di Hari Sumpah Pemuda, Roy Suryo: Ini Pakai Uang Rakyat, Lho!