Prabowo menegaskan bahwa Bahasa Portugis kini akan menjadi bahasa prioritas di sekolah, setara dengan bahasa-bahasa internasional lain seperti:
- Bahasa Inggris
- Bahasa Arab
- Bahasa Mandarin
- Bahasa Jepang
- Bahasa Korea
- Bahasa Prancis
- Bahasa Jerman
- Bahasa Rusia
- Bahasa Spanyol
“Karena pentingnya hubungan ini, saya sudah memutuskan Bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas di pendidikan kita,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang mendapat tepuk tangan spontan dari Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva.
Baca Juga: Jejak Radiasi Misterius di Kampung Sadang: Dari Logam Bekas hingga Skandal Cs-137
Manfaat untuk Masa Depan Pelajar Indonesia
Meski kebijakan ini memicu perdebatan—terutama soal prioritas Bahasa Indonesia dan bahasa daerah—kehadiran Bahasa Portugis di sekolah memiliki banyak potensi:
- Membuka peluang beasiswa ke negara-negara Amerika Latin
- Mendukung ekspor komoditas Indonesia ke Brasil dan Portugal
- Mendukung diplomasi dagang dan energi
- Menguatkan kerja sama riset pertanian dan teknologi
- Membuka peluang karier internasional di benua Amerika dan Afrika
Langkah Prabowo memasukkan Bahasa Portugis bukan sekadar urusan kurikulum.
Ini adalah pesan kuat bahwa Indonesia ingin naik kelas dalam percaturan geopolitik global.
Bahasa bukan hanya alat komunikasi—ia adalah pintu masuk menuju kerja sama ekonomi, pendidikan, budaya, dan teknologi.***