Kasus ini menyeret nama PT Bahari Makmur Sejati, pemasok udang beku Indonesia ke AS. FDA mendeteksi Cs-137 pada sampel udang dengan merek dagang Great Value Walmart.
Meskipun produk yang terkontaminasi belum sempat dipasarkan, Walmart dan FDA menarik produk serupa dari 13 negara bagian AS dan meminta konsumen membuang yang sudah terlanjur dibeli.
Sejak saat itu, produk dari PT Bahari Makmur Sejati ditolak masuk pasar Amerika.
Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, pemerintah memastikan kasus ini tidak berpengaruh pada ekspor pangan Indonesia secara umum.
Baca Juga: Kekerasan Diduga Menimpa Jurnalis saat Liput Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Timur
“Hanya di kawasan Cikande, tidak menyebar ke rantai pasok ekspor lain. Produk ekspor Indonesia lainnya aman,” tegas Zulhas.
Kasus ini menjadi alarm bagi pengawasan industri scrap dan rantai pasok pangan di Indonesia. Pemerintah berkomitmen memperketat regulasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
Dengan langkah Satgas dan klarifikasi resmi, konsumen internasional diharapkan tetap percaya bahwa produk ekspor Indonesia aman dan berkualitas.***