Sorotan Tokoh Senior PPP: Mengapa Aklamasi Mardiono Dinilai Tidak Masuk Akal
Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy (Rommy), turut menanggapi. Ia menilai klaim Mardiono terpilih aklamasi tidak berdasar.
Baca Juga: Kesempatan Emas! Program Management Trainee BCA 2025 Dibuka untuk Fresh Graduate S1 & S2
Menurut Rommy, sidang-sidang sebelumnya bahkan baru membahas tata tertib, laporan pertanggungjawaban, dan pandangan umum DPW.
"Bagaimana mungkin gelombang penolakan terhadap Mardiono berubah menjadi aklamasi?” ujar Rommy sambil mengingatkan teriakan “Yang Gagal Mundur” yang menggema saat pidato pembukaan Mardiono.
Ketika Demokrasi Berhadapan dengan Ego Kubu
Kisruh di Muktamar X PPP ini membuka babak baru dinamika internal partai.
Di satu sisi, aklamasi dianggap jalan damai dan efisien, namun di sisi lain justru memicu polemik legitimasi.
Keduanya sama-sama mengklaim dukungan forum dan mengaku sah secara prosedural.
Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi, komunikasi, dan kedewasaan politik dalam menjaga marwah partai.
Alih-alih memperkuat persatuan, aklamasi yang tak jelas justru berpotensi memecah belah.***