TITIKTEMU.CO - Kapal Kaiser, yang ditumpangi Wanda Hamidah dalam misi kemanusiaan ke Gaza, harus berhenti mendadak di Portopalo, Sisilia, Italia.
Bersama dua kapal lainnya, Ala Diene dan Yeman, rombongan Global Sumud Flotilla tak bisa melanjutkan perjalanan sesuai rencana.
Akibatnya, sekitar 50 aktivis kemanusiaan terpaksa menghentikan misi mereka lebih awal.
Bagi mereka, perjalanan ini bukan sekadar pelayaran, melainkan wujud nyata solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Namun, kerusakan teknis dan kendala perjalanan menjadi ujian yang tak terduga.
Baca Juga: Kabar Baik! 4 Diskon Pajak yang Bisa Dinikmati Warga Jakarta Tahun Ini
Air Mata dan Perpisahan yang Mengharukan
Salah satu awak kapal Kaiser, Haji Ridho, bahkan tak kuasa menahan tangis ketika mengetahui ia tidak bisa ikut kapal tambahan yang disiapkan.
Menurut Wanda Hamidah, seorang ulama yang sebelumnya menjadi pengingat spiritual di kapal pun tak lagi dapat melanjutkan perjalanan.
Situasi ini menjadi pukulan berat bagi semua yang terlibat.
Sebagian aktivis mulai mengurus visa sementara agar bisa pulang, baik melalui Tunisia maupun jalur lain.
Ada yang memilih pulang karena terpaksa, ada pula yang menyerah karena lelah menanti tanpa kepastian, sementara keluarga mereka menunggu di rumah.
Baca Juga: Belanja Hemat di Akhir Bulan, Intip Promo JSM Superindo 26-28 September 2025
Menanti di Tengah Ketidakpastian