Ia memindahkan dana pemerintah senilai Rp 200 triliun yang sebelumnya “parkir” di Bank Indonesia ke perbankan agar peredaran uang primer (M0) lebih cepat.
“Kalau uang pemerintah dikelola tepat, efeknya signifikan bagi ekonomi sekaligus pendapatan pajak,” katanya.
Hitungan Purbaya: Pertumbuhan 1% = Tambahan Rp 220 Triliun
Purbaya optimistis strategi ini akan menjadi fondasi keuangan negara yang lebih kokoh.
Menurut perhitungannya, setiap kenaikan pertumbuhan ekonomi 1% akan menghasilkan tambahan penerimaan pajak sekitar Rp 220 triliun.
“Bahkan setengah persen saja, itu sudah Rp 110 triliun tambahan pemasukan. Itu yang kita kejar,” tegasnya.
Langkah Menuju APBN yang Lebih Mandiri
Dengan strategi ini, pemerintah menargetkan penerimaan negara menjadi sumber utama pembiayaan belanja negara.
Utang bukan lagi jalan satu-satunya. Pendekatan ini diharapkan membawa Indonesia menuju kemandirian fiskal sambil tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.***