nasional

Kenapa Ahmad Sahroni Dimutasi dari Wakil Ketua Komisi III Jadi Anggota Komisi I DPR? Ternyata Ini Alasannya

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 09:20 WIB
Ahmad Sahroni, Anggota DPR RI dari fraksi Partai Nasdem. (Instagram/@ahmadsahroni88)

 

TITIKTEMU.CO – Fraksi Partai Nasdem DPR RI resmi melakukan perombakan di tubuh Komisi III DPR RI. Politikus Ahmad Sahroni dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR yang membidangi hukum, dan dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR RI.

Pergantian tersebut disahkan melalui surat keputusan Fraksi Nasdem yang ditandatangani Ketua Fraksi Nasdem DPR Viktor Bungtilu Laiskodat pada Jumat (29/8/2025), dan telah disampaikan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. Sebagai pengganti, Nasdem menunjuk Rusdi Masse Mappasessu untuk menempati kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Viktor menjelaskan bahwa rotasi komisi merupakan bagian dari strategi Fraksi Nasdem dalam menyelaraskan visi restorasi Indonesia. Ia menilai, setiap kader perlu ditempatkan sesuai dengan kapasitas terbaiknya.

Baca Juga: Prabowo Subianto Melayat Driver Ojol Korban Rantis Brimob, Janjikan Perlindungan Keluarga dan Proses Hukum Tegas

"Kami ingin setiap kader bekerja sesuai kapasitas terbaiknya untuk rakyat. Itulah semangat restorasi yang terus kami jalankan," kata Viktor.

Menurutnya, Komisi III DPR memiliki peran krusial dalam mengawasi lembaga penegak hukum. Oleh sebab itu, pergeseran posisi dilakukan agar agenda pengawasan dan legislasi bisa lebih diperkuat.
"Rotasi ini menegaskan komitmen Fraksi NasDem menghadirkan politik yang adaptif dan responsif," tambahnya.

Bantahan Terkait Ucapan "Orang Tolol Sedunia"

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Hermawi Taslim membantah kabar yang menyebut rotasi Ahmad Sahroni berkaitan dengan pernyataannya yang sempat viral mengenai "orang tolol sedunia". Ia menegaskan bahwa pergantian tersebut hanyalah rotasi rutin.

Baca Juga: Laode Sulaeman Resmi Dilantik Jadi Dirjen Migas, Akhiri Kekosongan Jabatan Sejak Februari 2025

"Rotasi biasa saja, tidak ada pencopotan. Ini hanya langkah penyegaran," ujar Hermawi, pada Jumat (29/08/25)

Latar Belakang Kontroversi

Sebelumnya, Ahmad Sahroni menuai sorotan publik setelah komentarnya tentang desakan pembubaran DPR. Desakan itu muncul usai rincian gaji dan tunjangan DPR yang mencapai sekitar Rp230 juta dianggap tidak sebanding dengan kinerja para wakil rakyat.

Merespons kritik tersebut, Sahroni menyebut bahwa gagasan membubarkan DPR merupakan mentalitas “orang tolol sedunia”. Ucapannya yang disampaikan saat kunjungan kerja di Polda Sumut pada Jumat (22/8/2025) pun viral di media sosial.

Baca Juga: Viral Video Baju Murah dari China Banjiri Indonesia, Mendag Janji Lakukan Penelusuran

Halaman:

Tags

Terkini