Efeknya? Publik merespons positif. Bahkan di media sosial, banyak warganet yang mengapresiasi kinerjanya.
Mandat Langsung dari Presiden
Kepercayaan Prabowo kepada Teddy semakin terlihat saat sidang kabinet paripurna, 6 Agustus 2025.
Di hadapan para menteri, Presiden memberi mandat khusus kepadanya untuk mengatur laporan kerja mereka.
"Sekretaris Kabinet, silakan atur laporan masing-masing menteri,” kata Prabowo kala itu.
Rekor Kepuasan Publik
Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) pada Januari 2025 menunjukkan Teddy berada di urutan kedua tingkat kepuasan publik terhadap menteri dan pejabat setingkat menteri—mencapai 90,1 persen, hanya sedikit di bawah Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mencatat 92,8 persen.
Jejak Karier Letkol Teddy
Lahir di Manado, 14 April 1989, Teddy tumbuh di lingkungan keluarga militer. Setelah lulus SMA Taruna Nusantara (2007) dan Akademi Militer (2011), ia meraih S1 Hubungan Internasional di Universitas Jenderal Achmad Yani (2012) dan S2 Kajian Terorisme di Universitas Indonesia (2021).
Ia pernah menempuh berbagai pelatihan elite di dalam dan luar negeri, termasuk infanteri, airborne, dan anti-teror di Amerika Serikat serta Australia.
Dari Kopassus ke Istana
Karier Teddy dimulai sebagai Komandan Peleton Kopassus, lalu menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (2016-2019) dan ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (2020-2024).
Sebelum menjadi Seskab pada Oktober 2024, ia menjabat Wakil Komandan Batalyon Infanteri 328/Dirgahayu. Pada Maret 2025, ia naik pangkat menjadi Letnan Kolonel.
Prestasi dan Penghargaan
Deretan prestasinya mencakup lulusan terbaik US Army Air Assault School (2019) hingga masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 tahun 2025.