nasional

Teddy Indra Wijaya, Letkol Muda yang Jadi Mesin Koordinasi di Lingkar Istana Prabowo

Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:45 WIB
Momen Seskab Teddy Indra Wijaya memberi hormat kepada Presiden RI Prabowo Subianto. () (catatanteddy.id)

Efeknya? Publik merespons positif. Bahkan di media sosial, banyak warganet yang mengapresiasi kinerjanya.

Mandat Langsung dari Presiden

Kepercayaan Prabowo kepada Teddy semakin terlihat saat sidang kabinet paripurna, 6 Agustus 2025.

Di hadapan para menteri, Presiden memberi mandat khusus kepadanya untuk mengatur laporan kerja mereka.

"Sekretaris Kabinet, silakan atur laporan masing-masing menteri,” kata Prabowo kala itu.

Baca Juga: Presiden Prabowo Panggil Kepala Bappisus Usai Dirut PT Agrinas Mundur, Aris Marsudiyanto Beri Penjelasan

Rekor Kepuasan Publik

Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) pada Januari 2025 menunjukkan Teddy berada di urutan kedua tingkat kepuasan publik terhadap menteri dan pejabat setingkat menteri—mencapai 90,1 persen, hanya sedikit di bawah Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mencatat 92,8 persen.

Jejak Karier Letkol Teddy

Lahir di Manado, 14 April 1989, Teddy tumbuh di lingkungan keluarga militer. Setelah lulus SMA Taruna Nusantara (2007) dan Akademi Militer (2011), ia meraih S1 Hubungan Internasional di Universitas Jenderal Achmad Yani (2012) dan S2 Kajian Terorisme di Universitas Indonesia (2021).
Ia pernah menempuh berbagai pelatihan elite di dalam dan luar negeri, termasuk infanteri, airborne, dan anti-teror di Amerika Serikat serta Australia. 

Dari Kopassus ke Istana

Karier Teddy dimulai sebagai Komandan Peleton Kopassus, lalu menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (2016-2019) dan ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (2020-2024).

Sebelum menjadi Seskab pada Oktober 2024, ia menjabat Wakil Komandan Batalyon Infanteri 328/Dirgahayu. Pada Maret 2025, ia naik pangkat menjadi Letnan Kolonel.

Prestasi dan Penghargaan

Deretan prestasinya mencakup lulusan terbaik US Army Air Assault School (2019) hingga masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 tahun 2025.

Halaman:

Tags

Terkini