Budaya Suara yang Tak Kenal Batas Negara
Fenomena arak-arakan sound system ini menunjukkan bahwa budaya “adu suara” rupanya tak hanya hidup di Indonesia.
Di India pun, tampaknya semangat untuk menunjukkan siapa yang punya speaker paling gahar juga menjadi bagian dari tradisi hiburan masyarakat.
Namun, di balik sisi lucunya, ada pelajaran yang bisa diambil—bagaimana kita sebagai masyarakat bisa menyalurkan budaya hiburan dengan tetap memperhatikan kenyamanan publik dan menghormati ruang bersama.
Kalau tenda saja bisa dibongkar demi jalur speaker, jangan sampai rasa toleransi kita juga ikut dibongkar demi volume tinggi.***