Weekend at Parapuar dikembangkan melalui sistem kepanitiaan kolaboratif dengan prinsip keberlanjutan.
BPOLBF berupaya menjadikan kegiatan ini sebagai platform regeneratif untuk pelestarian budaya dan penguatan sektor ekonomi kreatif.
> “Parapuar harus menjadi tempat belajar lintas sektor, tempat masyarakat lokal berjejaring dan bertumbuh bersama,” ujar Marhen.
Tiket Masuk yang Terjangkau untuk Semua Kalangan
Untuk mendukung keberlanjutan acara dan memberikan nilai tambah bagi komunitas lokal, penyelenggara menetapkan tarif tiket sebagai berikut:
- Warga lokal: Rp5.000
- Wisatawan domestik dan mancanegara: Rp50.000
Tiket bisa dibeli melalui kanal resmi BPOLBF, klik di sini.
Biaya ini akan membantu mendanai kegiatan komunitas dan mendukung para pelaku budaya serta UMKM yang terlibat.
Harapan: Parapuar sebagai Ikon Budaya Labuan Bajo
BPOLBF berharap Weekend at Parapuar dapat menjadi agenda rutin dua kali sebulan yang memperkaya lanskap pariwisata Labuan Bajo.
Dengan memadukan kekayaan alam dan budaya dalam satu ruang, acara ini diharapkan menjadi contoh atraksi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi dan memberdayakan.
> “Dengan semangat kolaboratif dan pelestarian budaya yang regeneratif, kami mengundang masyarakat, wisatawan, media, dan mitra untuk mendukung peluncuran gelaran perdana ini,” tambah Marhen.***