Salah satu momen paling dikenang sepanjang kariernya adalah saat ia menggigit kepala kelelawar mati di atas panggung pada tahun 1982—aksi yang hingga kini masih dibicarakan para penggemar dan media.
Dengan busana serba hitam, suara serak yang khas, serta kepribadian yang unik, Osbourne dikenal sebagai “Prince of Darkness” alias Pangeran Kegelapan yang karismatik.
Masih Aktif Meski Sakit: Konser Terakhir yang Mengharukan
Meski beberapa tahun terakhir kesehatannya menurun, Ozzy tetap menunjukkan semangat bermusik yang luar biasa.
Bahkan pada 5 Juli 2025 lalu, ia tampil dalam konser amal reuni bersama anggota Black Sabbath.
Konser tersebut menjadi penampilan publik terakhirnya dan dimeriahkan oleh nama-nama besar seperti Steven Tyler (Aerosmith), Axl Rose (Guns N' Roses), Sammy Hagar, hingga Metallica.
Reaksi Dunia Musik: “Ozzy Selamanya!”
Kabar kepergian Ozzy disambut dengan duka mendalam oleh musisi dan penggemar dari seluruh dunia.
Black Sabbath mengunggah foto sang legenda dengan pesan singkat yang menyentuh: "Ozzy Selamanya!"
Sementara itu, band Metallica juga membagikan foto bersama Ozzy di media sosial X (dulu Twitter), disertai emoji hati yang patah—menandakan betapa besar kehilangan yang mereka rasakan.
Warisan yang Tak Akan Pernah Hilang
Kehilangan Ozzy Osbourne bukan hanya kehilangan seorang musisi, tetapi juga seorang ikon yang mengubah wajah musik rock.
Lagu-lagunya, gayanya, bahkan kontroversinya telah membentuk generasi demi generasi pencinta musik keras.
Selamat jalan, Ozzy. Namamu akan terus bergema di panggung-panggung dunia, dan semangatmu akan terus hidup dalam setiap dentuman gitar dan jeritan vokal rock!***