Selain itu, abu vulkanik yang terbawa angin bisa menimbulkan gangguan kesehatan seperti ISPA.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker, kacamata pelindung, dan menutup sumber air bersih untuk mencegah kontaminasi.
Baca Juga: Rekomendasi Wisata Akhir Pekan di Trenggalek: Ini 5 Destinasi Seru Tanpa Perlu Ambil Cuti
Pesan Penting untuk Masyarakat: Jangan Sebar Hoaks
Dalam situasi seperti ini, ketenangan dan kewaspadaan sangat dibutuhkan.
Pemerintah mengingatkan semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Hoaks atau kabar tidak jelas hanya akan menambah kepanikan masyarakat.
"Mari jaga suasana agar tetap kondusif dan saling bantu," tulis pernyataan resmi dari otoritas kebencanaan.
Koordinasi Intensif Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah di sekitar Gunung Marapi seperti Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Marapi guna mendapatkan data terbaru dan mengambil langkah cepat jika diperlukan.
Sampai saat ini, status aktivitas Gunung Marapi masih terus dipantau secara ketat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti instruksi resmi, dan segera evakuasi jika ada arahan lanjutan dari pihak berwenang.
Tetap Tenang, Tapi Jangan Lengah
Gunung Marapi adalah salah satu gunung paling aktif di Indonesia, dan letusan seperti ini merupakan pengingat bahwa kewaspadaan harus selalu dijaga.
Simpan nomor darurat, siapkan masker, dan pantau terus informasi dari sumber terpercaya seperti PVMBG, BNPB, atau pemerintah daerah.
Mari kita jaga keselamatan bersama dan bantu sebarkan informasi yang benar.***