nasional

Anies Baswedan Kritik Gagasan Barak Militer untuk Anak Nakal, Soroti Peran Orang Tua dan Lingkungan

Rabu, 23 Juli 2025 | 14:09 WIB
Anies Baswedan saat hadir di podcast Tretan Muslim (Instagram/aniesbaswedan)

TITIKTEMU.CO - Anies Baswedan turut mengomentari usulan kontroversial yang dilontarkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengenai pengiriman anak-anak yang dianggap nakal ke barak militer untuk mendapatkan pelatihan kedisiplinan ala militer.

Menurut Anies, pelabelan “anak nakal” terlalu menyederhanakan persoalan yang sebenarnya jauh lebih kompleks.

> “Saat kita menyebut anak nakal, sebenarnya kita sedang menyederhanakan masalah. Yang seharusnya kita tanyakan: kenapa perilaku itu muncul?” ujar Anies dalam sebuah episode podcast Tretan Universe, dikutip Selasa, 22 Juli 2025.

Baca Juga: Cek dan Ambil Bansos Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Resmi Kemensos di HP

Masalah Anak Bukan Hanya Tanggung Jawab Anak

Anies menyoroti kecenderungan masyarakat yang kerap menyalahkan anak sepenuhnya ketika perilaku mereka tidak sesuai ekspektasi. 

Padahal, menurutnya, perilaku anak merupakan cerminan dari pola pengasuhan dan lingkungan tempat mereka tumbuh.

> “Apakah anak itu bertingkah seperti itu hanya karena dirinya sendiri, atau karena pengaruh dari cara didik orang tua, sekolah, bahkan lingkungan?” lanjutnya.

Ia menekankan bahwa terlalu sering masyarakat menimpakan seluruh kesalahan pada anak, tanpa menilai kemungkinan bahwa anak tersebut adalah korban dari sistem pengasuhan yang kurang tepat.

Baca Juga: IFG Dorong Karyawan BUMN Menjadi Ujung Tombak Branding Lewat Media Sosial dan AI

Solusi Pendidikan Harus Dimulai dari Akar Permasalahan

Anies menolak ide pemindahan anak ke barak militer sebagai solusi utama. Baginya, tindakan tersebut hanya memindahkan masalah tanpa mengubah sumber utamanya.

> “Begitu anak dipindahkan, artinya kita tidak menyentuh akar dari permasalahan itu sendiri,” jelas Anies.

Ia meyakini bahwa perubahan perilaku anak harus disertai dengan evaluasi menyeluruh terhadap peran orang tua, guru, dan lingkungan sekitar.

Halaman:

Tags

Terkini