nasional

Prabowo Kecam Beras Oplosan: Rakyat Dirugikan, Negara Tekor Rp100 Triliun Setiap Tahun

Selasa, 22 Juli 2025 | 11:15 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

Prabowo juga menyampaikan bahwa jika negara bisa menghindari kerugian sebesar itu, Indonesia berpotensi mengentaskan kemiskinan dalam waktu lima tahun.

Baca Juga: Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Prabowo: Jadilah Polisi yang Dicintai Rakyat!

Instruksi Tegas ke Aparat Penegak Hukum

Untuk menanggapi maraknya praktik mafia pangan ini, Presiden Prabowo mengatakan bahwa ia telah memberi instruksi langsung kepada Kejaksaan Agung dan Kepolisian untuk menindak para pelaku tanpa kompromi.

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap rakyat dari perdagangan curang harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Prabowo menyebut mafia pangan sebagai ancaman nyata terhadap kestabilan ekonomi nasional yang tidak boleh dibiarkan berkembang.

Pencapaian Besar: Cadangan Beras Nasional Tembus 4,2 Juta Ton

Di tengah isu negatif seputar beras oplosan, Prabowo juga menyampaikan kabar positif terkait ketahanan pangan nasional.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia memiliki cadangan beras lebih dari 4,2 juta ton, jumlah yang belum pernah tercapai sebelumnya.

> “Ini pertama kalinya dalam sejarah kita memiliki cadangan beras sebanyak itu. Ini adalah bukti bahwa ketahanan pangan kita semakin baik,” pungkas Prabowo.

Pernyataan tegas Presiden Prabowo menandai langkah penting dalam memerangi mafia pangan dan membangun sistem distribusi pangan yang adil dan transparan.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah serta dukungan dari masyarakat, diharapkan praktik-praktik curang seperti beras oplosan bisa segera diberantas demi kesejahteraan rakyat.***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini