TITIKTEMU.CO - Tim SAR akhirnya berhasil menyelesaikan proses evakuasi jenazah pendaki asal Brasil, Juliana De Souza Pereira Marins, atau dikenal sebagai Juliana Marins.
Ia diketahui terjatuh ke dalam jurang di kawasan Gunung Rinjani, tepatnya di sekitar Cemara Nunggal, jalur menuju puncak gunung.
Kabar keberhasilan ini disampaikan secara resmi oleh pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani pada Rabu, 25 Juni 2025.
Baca Juga: Siapa Juliana Marins? Kronologi Jatuhnya Pendaki Brasil di Gunung Rinjani Sabtu, 21 Juni 2025
Detail Proses Evakuasi di Medan Ekstrem
Tim gabungan mulai melakukan evakuasi sejak pukul 06.00 WITA.
Proses ini diawali dari titik ditemukannya tubuh Juliana, dan berlangsung dalam kondisi cuaca yang tidak menentu serta medan yang sangat curam.
Setelah lebih dari tujuh jam bekerja di medan berat, pada pukul 13.51 WITA, seluruh tim berhasil membawa jenazah ke titik aman (anchor point).
Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan ke Pelawangan, sebelum akhirnya mulai menuruni jalur menuju Sembalun.
Baca Juga: Dari Pacitan, UMKM Sambal Rumahan Ini Tumbuh Lewat Pemberdayaan BRI Hingga Tembus Pasar Global
Perjalanan Menuju Sembalun dan RS Bhayangkara
Tim SAR yang membawa jenazah Juliana tiba di Resort Sembalun pada pukul 20.40 WITA.
Selanjutnya, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Dalam keterangannya, pihak taman nasional menyebutkan bahwa proses ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi banyak pihak, termasuk instansi pemerintah dan relawan yang ikut membantu di lapangan.