TITIKTEMU.CO - Sejumlah sopir truk di wilayah Kendal, Jawa Tengah, melakukan aksi unjuk rasa menolak kebijakan ODOL (Over Dimension Over Load) yang mereka anggap merugikan penghasilan mereka.
Protes ini diwarnai pemblokiran Jalur Pantura hingga menyebabkan kemacetan panjang.
Mereka tergabung dalam Paguyuban Sopir Truk Kendal Raya dan menyampaikan tuntutan dengan memarkir truk di badan jalan.
Baca Juga: DEMO OJOL 20 MEI 2025: Lokasi, Pengalihan Arus, dan Tuntutan Pengemudi
Ketegangan di Depan Gedung DPRD Kendal
Demo yang awalnya berlangsung damai sempat memanas saat para sopir memarkirkan truk mereka di depan Kantor DPRD Kendal.
Polisi turun tangan menertibkan aksi dan mengajak massa berdialog.
Setelah negosiasi dengan pihak berwenang, para sopir akhirnya bersedia memindahkan truk ke bahu jalan agar arus lalu lintas kembali lancar.
Baca Juga: Syarat dan Jadwal Pencairan THR Ojol 2025 dari Gojek, Grab, dan Maxim
Ricuh di Karanganyar: Ambulans Terjebak dan Dirusak
Sementara itu, kericuhan juga terjadi di Karanganyar.
Dalam aksi serupa yang dilakukan di Ring Road Solo, massa yang memblokade jalan menyebabkan sebuah ambulans terjebak di tengah kerumunan.
Ambulans itu sedang membawa pasien, namun tidak bisa lewat karena jalan ditutup.
Ironisnya, saat polisi berusaha membuka jalur, ambulans malah dirusak oleh beberapa oknum demonstran. Kejadian ini memicu kecaman dari berbagai pihak.