2. Berhias dan Memakai Pakaian Terbaik
Mengenakan pakaian bersih, rapi, dan beraroma wangi sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya.
3. Tidak Makan Sebelum Sholat Idul Adha
Berbeda dengan Idul Fitri, pada Idul Adha dianjurkan untuk tidak makan sebelum sholat, agar makanan pertama berasal dari daging kurban.
4. Berjalan Menuju Tempat Sholat
Jika memungkinkan, berjalan kaki menuju tempat sholat lebih utama.
Baca Juga: Puasa Tarwiyah dan Arafah 2025: Ibadah Sunnah Sarat Pahala Menjelang Idul Adha, Ini Keutamaannya
5. Bertakbir Sejak Malam Idul Adha hingga Hari Tasyrik
Disunnahkan memperbanyak takbir mulai dari malam 10 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah.
Bacaan takbir:
اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Artinya:
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.
Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum untuk memperbanyak ibadah, memperkuat keimanan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan menjalankan amalan-amalan sunnah seperti mandi sebelum sholat, mengenakan pakaian terbaik, memperbanyak takbir, dan berangkat lebih awal ke tempat sholat, kita telah meneladani sunnah Rasulullah SAW dalam menyambut hari besar ini.