nasional

Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Tak Ada Perundingan Rahasia RI-Israel Terkait OECD

Jumat, 30 Mei 2025 | 16:30 WIB
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. (instagram/yusrilihzamhd)

TITIKTEMU.CO - Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), dengan tegas membantah isu yang menyebut Indonesia menjalin pertemuan rahasia dengan Israel.

Isu ini beredar sebagai bagian dari spekulasi terkait upaya Indonesia menjadi anggota Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

Klarifikasi Langsung dari Yusril Soal Isu Diplomatik

Dalam pernyataan resminya pada Kamis, 29 Mei 2025, Yusril membantah laporan media Israel, Ynet, yang menyebut adanya diplomasi diam-diam antara Indonesia dan Israel.

Baca Juga: Ketegangan Membayangi: Israel Tak Kirim Pejabat Tinggi di Pemakaman Paus Fransiskus

Ia menekankan bahwa tidak pernah ada pertemuan semacam itu, apalagi yang dikaitkan dengan pencalonan Indonesia di OECD.

Istilah 'Normalisasi' Dinilai Tidak Tepat

Yusril juga menanggapi penggunaan istilah “normalisasi hubungan” yang digunakan media tersebut.

Ia menilai istilah itu keliru karena sejak awal Indonesia tidak pernah memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, sehingga tidak ada yang bisa dinormalisasi.

Baca Juga: God Bless Akan Tampil di GBK, Panaskan Suasana Jelang Laga Timnas Indonesia vs China

Israel Sempat Tawarkan Dukungan—Indonesia Tolak

Meski mengakui bahwa Israel pernah menyodorkan dukungan terhadap pencalonan Indonesia di OECD, Yusril menegaskan bahwa tawaran tersebut datang dengan syarat yang tak bisa diterima: pembukaan hubungan diplomatik.

Ia menyatakan dengan tegas bahwa permintaan tersebut telah ditolak oleh pihak Indonesia.

Keanggotaan OECD Tidak Harus Ada Hubungan Diplomatik

Halaman:

Tags

Terkini