TITIKTEMU.CO - Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, khususnya selama masa puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengeluarkan sembilan imbauan penting kepada jemaah asal Indonesia.
Tujuannya adalah agar seluruh proses ibadah berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan rencana.
1. Pahami Jadwal Pergerakan Sesuai Kloter
Jemaah diimbau agar memahami dan mengikuti jadwal keberangkatan kloter masing-masing, terutama saat akan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Ketepatan waktu sangat penting agar tidak terjadi keterlambatan atau kehilangan rombongan.
2. Larangan Keras Keluar Tenda Tanpa Izin Petugas
Selama berada di Armuzna, jemaah tidak diperbolehkan keluar dari tenda tanpa pendampingan atau izin dari petugas.
Hal ini untuk mencegah tersesat atau mengalami kelelahan yang tidak perlu, mengingat area sekitar sangat padat.
3. Jangan Pisah dari Rombongan
Selalu berada dalam rombongan dan jangan berjalan sendiri, terutama saat wukuf di Arafah atau perjalanan dari Muzdalifah ke Mina.
Jika terpisah, jemaah berisiko tersesat karena banyaknya jemaah dari berbagai negara di lokasi yang sama.
Baca Juga: Kapan Wukuf di Arafah di Haji 2025? Ini Jadwal Puncak Haji dan Rangkaian Kegiatannya
4. Gunakan Identitas dan Kartu Kloter