TITIKTEMU.CO- Bulan suci Ramadan 2025 semakin dekat, umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambut momen penuh berkah ini.
Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, ada kemungkinan perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan 2025 antara Pemerintah Indonesia dan Muhammadiyah.
Lalu, apa penyebab perbedaan ini? Bagaimana cara menentukan awal puasa? Dan kapan 1 Ramadhan 1446 H dimulai? Simak penjelasannya berikut ini!
Perbedaan Awal Ramadhan 2025: Muhammadiyah vs Pemerintah
Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), awal Ramadhan 1446 H diprediksi jatuh pada 2 Maret 2025 berdasarkan metode hisab dan rukyat yang digunakan oleh pemerintah.
Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H pada 1 Maret 2025. Hal ini disebabkan perbedaan metode dalam menentukan awal bulan hijriah.
Perbedaan ini bukanlah sesuatu yang baru. Setiap tahunnya, masyarakat Indonesia sering menghadapi perbedaan awal Ramadhan dan Idul Fitri.
Namun, pada dasarnya tujuan akhirnya tetap sama: beribadah dengan penuh keikhlasan dan menjalankan puasa dengan semangat kebersamaan.
Bagaimana Cara Menentukan Awal Ramadhan 2025?
Ada dua metode utama yang digunakan dalam menentukan awal Ramadhan 2025:
1. Metode Muhammadiyah: Hisab Hakiki Wujudul Hilal
Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki wujudul hilal, yaitu metode perhitungan posisi bulan secara matematis dan astronomis.