“Mereka percaya pendidikan adalah investasi terbaik yang bisa diwariskan,” kenangnya.
Namun, perjalanan tidak selalu mulus.
Alfren sering menerima perlakuan tidak menyenangkan karena latar belakang keluarganya. “Kadang saya merasa kecil ketika orang merendahkan keluarga saya.
Tapi setelah mendapatkan Beasiswa Perintis dan bisa masuk ITB dengan full beasiswa, saya sadar bahwa Allah punya rencana indah untuk setiap hamba-Nya yang berusaha,” katanya dengan penuh keyakinan.
Baca Juga: Syed Saquib: Kisah Inspiratif Kandidat Doktor Termuda ITB, Lulus di Umur 25 Tahun
Melampaui Batas Keilmuan
Sebagai mahasiswa Oseanografi di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB, Alfren berani melampaui batas keilmuan yang ia tekuni.
Ia mengikuti berbagai kompetisi di bidang ekonomi, teknologi, bahkan kesehatan.
Meski harus bekerja keras untuk memahami bidang yang berbeda, Alfren berhasil membawa pulang gelar juara.
“Belajar hal baru itu menantang, tapi juga seru. Saya jadi tahu banyak hal yang tadinya di luar bayangan saya,” katanya.
Baca Juga: Kerokan: Karya Seni Mahasiswa ITB yang Menginspirasi di Basoeki Abdullah Art Award #5
Ajang Ganesha Award
Ganesha Award X bukan sekadar penghargaan biasa.
Ajang ini memberikan apresiasi kepada mahasiswa ITB yang berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari inovasi, sosial, seni, hingga olahraga.
Alfren menjadi salah satu dari 153 penerima Ganesha Karsa, kategori yang menyoroti kontribusi ilmiah dan sosial kemasyarakatan.