nasional

4 Fakta Kontroversi Utusan Khusus Presiden Sebut 'Goblok' ke Penjual Es Teh Bakul hingga Gus Miftah Temui Sang Pedagang Usai Dapat Kecaman Publik

Rabu, 4 Desember 2024 | 22:15 WIB
Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah mengucapkan kata tidak pantas terhadap penjual es teh bakul (Kolase Titiktemu)

 

TITIKTEMU.CO, Magelang - Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menuai kritikan tajam dari publik usai video interaksinya dengan seorang penjual es teh bakul viral di media sosial.

Peristiwa yang menuai kecaman publik itu terjadi pada momen acara Magelang Bersholawat yang digelar pada November 2024 lalu.

Gus Miftah kedapatan bertutur kata yang tak pantas kepada seorang penjual es teh bakul yang tengah berjualan di sekitar para jamaah yang menyaksikan sang Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Baca Juga: Petik Sasando Prabowo Buka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang

"(Dagangan) Es teh kamu masih banyak tidak? Sana dijual, goblok. Jual dahulu, nanti kalau masih belum laku, sudah takdir," ujar Gus Miftah kepada seorang penjual es teh bakul dalam sebuah video yang viral di media sosial.

Sang penjual es teh bakul itu hanya terdiam dan tersenyum kecil, sementara aksi Gus Miftah itu telah memicu berbagai reaksi warganet.

Bahkan, ada sejumlah pejabat publik lain yang turut menyoroti tindakan Gus Miftah yang tidak sopan terhadap sang penjual minuman.

 Baca Juga: Siapa AA Drawing? Biodata Rian dan Onis Kreator TikTok Peraih Penghargaan Trending of The Year 2024

1. Sorotan Publik Soal Tindakan Gus Miftah yang Dinilai Tak Sopan

Penulis kenamaan Indonesia, Cholil Nafis menyoroti tindakan Gus Miftah yang berucap kasar terhadap seorang penjual es teh bakul yang viral di media sosial.

"Meskipun sambil tertawa mungkin bercanda, ucapan (Gus Miftah ke penjual es teh bakul) itu tidak baik dikatakan, apalagi di depan publik oleh penceramah dan pejabat publik," ujar Cholil Nafis melalui akun Instagram @cholilnafis, pada Selasa, 3 Desember 2024.

Cholil Nafis menilai Gus Miftah yang bertindak sebagai penceramah dalam momen itu seharusnya menunjukan keteladanan di hadapan publik.

"Orang-orang berharap kepada penceramah apalagi merangkap pejabat untuk mendapat keteladanan," terang Cholil Nafis.

Halaman:

Tags

Terkini