nasional

Menyoroti Prabowo Bawa Menterinya ke Akmil Magelang, Begini Sorotan Media Asing Terhadap Perubahan Citra Sang Presiden RI

Jumat, 25 Oktober 2024 | 11:04 WIB
Mengintip agenda Presiden RI Prabowo Subianto yang memboyong para pejabat negara di Kabinet Merah Putih ke Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

TITIKTEMU.CO - Presiden Prabowo Subianto memboyong para menteri Kabinet Merah Putih selama 3 hari ke Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Prabowo berpandangan kerja sama tim antara semua anggota kabinet dan sikap keberanian sangat penting dalam memulai kerja Pemerintah RI.

Pernyataan Presiden RI itu disampaikan dalam rapat kabinet perdana di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Baca Juga: Para Menteri akan Dikemahkan di Akmil Magelang, Prabowo : Kerja Sama Tim dan Keberanian Sangat Penting

Rekan duet Wapres Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 itu menjelaskan akan ada penambahan pembekalan terhadap para menterinya.

"Kita akan melaksanakan beberapa hari menambah pembekalan, kemudian kita akan adakan koordinasi-koordinasi di Magelang, Jawa Tengah, kawasan akademi militer," tegas Prabowo.

Alasan Prabowo Boyong Menteri ke Akmil Magelang

Presiden Prabowo mengungkap, Magelang adalah salah satu pusat perlawanan terhadap penjajah.

Baca Juga: Daftar Harga Smartwatch Xiaomi Terbaru Oktober 2024 Mulai 500 Ribuan Dan Kelebihannya

Jenderal Purnawirawan TNI itu ingin para menteri di Kabinet Merah Putih membangun semangat keberanian dalam menjalankan tugas negara.

"Daerah Magelang merupakan suatu sentra (pusat) perlawanan kita terhadap penjajah, mulai ratusan tahun dikenal sebagai daerah perjuangannya Pangeran Diponegoro di antara lima gunung itu," ujar Prabowo dalam rapat kabinet perdana di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Nuansa pejuang di Akmil Magelang tersebut menjadi alasan Prabowo untuk membawa aura tradisi cinta tanah air bagi para anggota kabinetnya.

Baca Juga: Berkat BRI Kelompok Petani Durian di Pekalongan Makin Berkembang

"Saya kira cukup membawa suatu aura tradisi keberanian, tradisi heroisme, tradisi cinta Tanah Air (Indonesia)," terang Mantan Jenderal TNI di era Presiden RI Soeharto Itu.

Halaman:

Tags

Terkini