TITIKTEMU.CO, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui inisiatif-inisiatif strategis yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan.
Sebagai upaya untuk mendukung target Net Zero Emission di tahun 2050, BRI melaksanakan beberapa program lingkungan, termasuk program Zero Waste to Landfill dan program penghijauan BRI Menanam & BRI Menanam Grow & Green.
Baca Juga: Jadi Bintang Selfie, Prabowo Seru-seruan Foto Bareng Iriana dan Ibu-ibu di IKN
Direktur Kepatuhan BRI A. Solichin Lutfiyanto dalam acara Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas: Memaksimalkan Peran Jasa Keuangan di Era ESG mengungkapkan bahwa BRI memandang prinsip ESG sebagai komponen integral dalam model bisnisnya, dengan tujuan memastikan bahwa setiap kegiatan operasional bank tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
"Sebagai bagian dari komitmen ESG, BRI berupaya menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan planet. Program Zero Waste to Landfill dan BRI Menanam Grow & Green mencerminkan langkah nyata BRI dalam mengurangi jejak karbon, memulihkan ekosistem, dan memberdayakan masyarakat”, ujarnya.
Baca Juga: DANA KAGET 100 RIBU 13 September 2024: Dapatkan Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu
Program Zero Waste to Landfill yang dicanangkan oleh BRI merupakan salah satu langkah penting dalam mengurangi dampak operasional bank terhadap lingkungan.
Program ini berfokus pada pengelolaan limbah yang komprehensif untuk menghasilkan avoided emission melalui serangkaian aktivitas mulai dari pemilahan, pembuangan, pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan.
Sampah yang dihasilkan akan digunakan kembali atau didaur ulang sehingga mengurangi sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mencemari lingkungan.
Baca Juga: DIY Kirim Wakil Ke Lomba Perpustakaan Sekolah dan Lomba Bertutur Tingkat Nasional
Dengan implementasi program ini, jumlah limbah yang didaur ulang mencapai 591.203 kg, setara dengan pengurangan emisi 441.817 kg CO₂e (kilogram ekuivalen karbon dioksida) pada tahun 2023.
Baca Juga: Ini Dia, Promosi Desa Wisata di Semarang Lewat Beti Dewi
Tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, BRI juga melaksanakan program penghijauan yang masif melalui BRI Menanam, maupun program BRI Menanam Grow & Green.