TITIKTEMU.CO Mohon diingat ya untuk panitia Kurban, tidak menggunakan plastik atau kresek hitam sebagai bungkus daging kurban. Alasannya menurut Muhammad Mar’ie Sirajuddin dari Ahmad Dahlan Halal Center (ADHC) dan Program Studi Teknologi Pangan (PSTP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) , kresek hitam tidak ramah lingkungan.
Plastik jenis ini sulit terurai dan memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap ekosistem. Selain itu, plastik kresek hitam juga diketahui dapat melepaskan senyawa beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Senyawa beracun ini dapat terlarut dalam makanan yang terbungkus dengan plastik tersebut dan berpotensi masuk ke dalam tubuh manusia saat dikonsumsi.
“Kresek hitam tidak disarankan untuk membungkus daging kurban. Selain tidak ramah lingkungan, plastik jenis ini disebut-sebut bisa melepas senyawa beracun yang tidak baik untuk kesehatan,” ucap Mar’ie.
Baca Juga: Pemkot Yogya Terjunkan 166 Petugas Pemantauan Penyembelihan Hewan Kurban
Sebagai alternatif yang lebih baik, Mar’ie menyarankan agar menggunakan besek sebagai pengganti kresek hitam. Besek terbuat dari bahan alami, seperti bambu atau daun kelapa, dan dapat terurai secara alami dalam waktu yang relatif singkat. Penggunaan besek dalam membungkus daging kurban memberikan solusi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap alam.
Selain besek, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, disarankan supaya menggantinya dengan dedaunan, besek anyaman bambu, lontar dan lain sebagainya. Alternatif lainnya, bisa menggunakan wadah yang bisa digunakan secara berulang.