nasional

KISAH HARU HAJI : Nenek Rasuna Melompat Dari Kursi Roda Karena Semangat masuk Raudhah

Kamis, 16 Mei 2024 | 20:00 WIB
Lupakan kakinya yang sakit, Rasuna berlari menuju Raudha (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, Rasuna binti Walek bin Abas (73) dari Embarkasi Batam, terisak menangis. Air matanya mengalir di kelopak mata. Sesekali tangannya reflek mengusap pipinya yang basah. Ia terharu karena bisa masuk Raudhah , area di dalam Masjid Nabawi, Madinah, yang disebut sebagai taman surga.

Nenek Rasuna mengaku awalnya tidak yakin bisa masuk Raudhah. Sebab, kakinya sakit jika berjalan jauh karena pengapuran. Dia bersyukur ada petugas yang mau membantu dan mengantarnya dengan kursi roda.

“Awalnya saya sedih sekali dan merasa tidak yakin, bisa atau tidak saya ikut rombongan pergi ke Raudhah. Ya Allah, saya rasanya tidak percaya bisa sampai ke Raudhah. Karena kaki saya ini sakit dan sulit untuk berjalan jauh sejak saya mengalami pengapuran tulang. Yang pasti saya sangat bersyukur atas nikmat dari Allah Swt," cerita Nenek Rasuna di kamar Hotel Safwat Al Madinah.

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Ini Tip Jaga Kesehatan Untuk Jemaah Sebelum Berangkat Haji

Dia sangat bersyukur atas layanan petugas. Menurutnya, para petugas sangat baik membantu mencarikan kursi roda dan mendorongnya untuk masuk Raudhah.

“Masya Allah, baik semuanya, maaf ya nenek bikin repot. Nenek mau kasih uang imbalan buat ucapan terima kasih juga dia tidak mau,” kata Nenek Rasuna sambil menunjuk Irnawati, salah satu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang mendorongkan kursi rodanya.

Menurut Irna panggilan akrabnya, tadi pagi dia ditugaskan untuk membantu mendorong kursi roda nenek Rasuna untuk masuk Raudhah. Tetapi ketika masih antri, saya kaget karena nenek langsung lompat dari kursi roda dan berlari masuk ke dalam Raudhah. Ia lupa kalau kakinya sakit dan berlari.

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Ini Yang harus Dilakukan Jemaah Haji Setelah Mendarat di Bandara Madinah, Simak Alur Kedatangannya

Nenek Rasuna mengaku saat itu tidak merasa sakit karena bahagia dan terharu. Dia tidak sabar ingin segera mengucap salam rindu kepada Rasulullah. “Sudah saya sampaikan salam dan saya doakan semua anak cucu saya,” ungkap ibu sembilan anak ini.

Nenek Rasuna ini merupakan guru ngaji dan petani. Ia dan suaminya mendaftar haji pada 2012 dari uang hasil panen. Dua belas tahun penantian, ia lega akhirnya bisa masuk kuota jamaah haji 2024.

 

 

Tags

Terkini