Gibran berharap, Kota Pekalongan, Solo dan Yogyakarta yang merupakan kota-kota penghasil batik, kedepannya bisa saling bersinergi dan melengkapi, bukan hanya bersaing.
Sebab, masing-masing daerah penghasil batik tersebut memang memiliki produk dengan motif yang berbeda-beda.
Hal lainnya yang juga dibahas dalam pertemuan tersebut yakni akses internet yang merata di seluruh wilayah. Sebab menurut Gibran, internet memang sudah menjadi bagian penting dari pengembangan ekonomi, terutama digital marketing
Selain berdiskusi, Gibran juga melihat pameran dan memborong beberapa produk batik. Gibran sempat melihat-lihat kain batik produksi batik Ndaru dan membeli kain batik seharga Rp500.000.
Sementara itu, pedagang batik merek Seseby by Ozzy mengaku senang stand batik tulis dan cap miliknya didatangi oleh Gibran. Apalagi Gibran memborong batik seharga Rp1.750.000.
"Senang sekali dan bangga, batik saya dibeli Mas Gibran,” kata pedagang tersebut.***