Kiprahnya di lingkungan NU juga berkembang secara bertahap dari tingkat daerah hingga ke tingkat pusat.
Ia pernah dipercaya menjalankan sejumlah posisi dalam struktur NU, termasuk di bidang pendidikan dan jajaran Syuriah.
Pengalaman tersebut kemudian mengantarkannya ke tingkat kepengurusan NU yang lebih tinggi hingga dipercaya sebagai Rais Aam PBNU.
Baca Juga: Viral! Sampurna Si Orang Utan Ketapang Teteskan Air Mata, Lemas Tercekik Asap Karhutla
Kembali Dipercaya Jadi Rais Aam
KH Miftachul Akhyar sebelumnya telah dipercaya menduduki posisi Rais Aam PBNU. Ia kembali mendapatkan amanah yang sama untuk masa khidmah 2026-2031 melalui keputusan sembilan anggota AHWA dalam Muktamar ke-35 NU.
Keputusan tersebut sekaligus memperpanjang kiprahnya dalam memimpin jajaran Syuriah PBNU.
Dengan terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar, perhatian selanjutnya tertuju pada proses pemilihan Ketua Umum PBNU yang akan menjadi pasangan kepemimpinan organisasi NU untuk periode 2026-2031.
Mekanisme musyawarah AHWA pun kembali menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan PBNU lima tahun mendatang.***
Artikel Terkait
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026, Kredit UMKM Tembus Rp1.235 Triliun
Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, 50 Orang Terjatuh Termasuk Bupati
Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe
Viral! Sampurna Si Orang Utan Ketapang Teteskan Air Mata, Lemas Tercekik Asap Karhutla
Viral! Kebakaran Besar di Tumbang Nusa Kalteng, Langit Merah Seperti Lautan Api
Heboh! Palang Pintu Dekoro Pekalongan Tak Diturunkan saat Kereta Lewat, Petugas Diduga Tidur
Viral! Aksi Jambret Rampas HP dari Mobil di Lampu Merah Kelapa Gading Terekam CCTV