Baca Juga: 5 BUMN dengan Karyawan Terbanyak, Nomor 1 Punya Lebih dari 80 Ribu Orang!
GRIB Jaya juga membantah bahwa organisasinya terlibat dalam demonstrasi maupun kerusuhan. Wilson menyatakan tidak pernah ada instruksi organisasi kepada anggota untuk mengikuti aksi tersebut.
Bahkan, menurut penjelasannya, anggota GRIB Jaya justru diminta tidak turun ke jalan ketika demonstrasi berlangsung maupun saat kerusuhan terjadi.
Tapi Ada Satu Hal yang Belum Dijelaskan
Di sinilah cerita menjadi sedikit janggal.
Baca Juga: Bukan Cuma Startup AI, 8 Perusahaan Indonesia Ini Tembus Forbes Asia 100 to Watch 2026
Sebelumnya, Wilson menyampaikan bahwa GRIB Jaya dapat membantu menjaga ketertiban apabila mendapat permintaan dari aparat penegak hukum, seperti Polri atau TNI. Namun, ketika ditanya siapa yang meminta Hercules turun tangan malam itu, Wilson belum memberikan jawaban.
Jadi, alasan Hercules berada di lokasi memang sudah dijelaskan. Tetapi siapa pihak yang meminta atau menginstruksikan kehadirannya masih menjadi tanda tanya.
Persoalan lain juga muncul dari video yang memperlihatkan sejumlah orang mengenakan ikat kepala putih. Mereka disebut-sebut sebagai anggota GRIB Jaya.
Wilson belum dapat memastikan apakah orang-orang tersebut benar merupakan anggota organisasinya. Artinya, identitas mereka masih membutuhkan verifikasi.
Baca Juga: Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe
Polisi Masih Mendalami Keterlibatan Ormas
Di sisi lain, polisi masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan GRIB Jaya maupun organisasi masyarakat lainnya dalam kerusuhan yang berlangsung hingga Jumat pagi, 28 Agustus 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pendalaman masih dilakukan dan fakta yang diperoleh harus diverifikasi terlebih dahulu.
Dengan demikian, kemunculan Hercules sudah mendapat klarifikasi dari GRIB Jaya, tetapi belum semua potongan peristiwa memiliki jawaban. Siapa yang meminta Hercules turun ke jalan dan siapa sebenarnya orang-orang dalam rombongan tersebut masih menjadi bagian dari teka-teki yang belum selesai.***