“Tuh kan disamperin, ada-ada aja. Tau tuh abangnya kenapa diem aja,” imbuh perekam.
Warganet Minta Pengunjung Diberi Sanksi
Video tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan menuai berbagai komentar dari warganet. Banyak pengguna media sosial menyayangkan tindakan pengunjung yang dianggap mengabaikan aspek keselamatan.
Terlebih, pengunjung sebenarnya telah mendapatkan imbauan agar tidak membuka kaca kendaraan ketika memasuki kawasan satwa karnivora.
Sejumlah warganet bahkan meminta pihak pengelola Taman Safari Indonesia memberikan sanksi tegas kepada pengunjung tersebut.
“Bisa lapor Taman Safari enggak tuh buat diblacklist?” tulis salah seorang warganet.
“Blacklist aja tuh. Udah ada imbauan tapi enggak mau baca,” komentar pengguna lainnya.
Ada pula warganet yang menyoroti risiko apabila kaca kendaraan tiba-tiba mengalami masalah dan tidak dapat ditutup kembali.
“Itu gimana kalau tiba-tiba kuncinya mati? Jendelanya enggak bisa menutup, bahaya banget,” tulis warganet.
Taman Safari Larang Buka Kaca di Area Satwa Karnivora
Sebagai informasi, pengelola Taman Safari Indonesia telah menetapkan sejumlah aturan keselamatan bagi pengunjung yang mengikuti Safari Journey.
Pengunjung dilarang membuka kaca jendela maupun sunroof kendaraan ketika melewati area satwa karnivora. Larangan tersebut diberlakukan untuk menjaga keselamatan pengunjung sekaligus mencegah terjadinya interaksi berbahaya dengan satwa.
Baca Juga: Gempa M 3,6 Guncang Bantul DIY, 20 Perjalanan Kereta Api Sempat Berhenti Luar Biasa
Artikel Terkait
4 Fakta Kebakaran Pasar Sungai Duri Kalbar: 48 Ruko Hangus, 60 Mobil Damkar Dikerahkan
Karhutla Kalimantan Berdampak ke Malaysia, 108 Sekolah di Sarawak Ditutup akibat Kabut Asap Tak Sehat
Viral Pengendara di Kalsel Saling Bunyikan Klakson saat Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Disebut Tinggal Beberapa Meter
Aliansi Masyarakat Jakarta Serukan Jaga Ibu Kota Tetap Kondusif, Warga Diminta Tak Terprovokasi Ajakan di Medsos
50 Ruko Pasar Sungai Duri Ludes Terbakar, 39 KK Terdampak dan Kerugian Ditaksir Capai Rp70 Miliar