Perekam video juga membantah anggapan bahwa warga maupun pengendara di lokasi sama sekali tidak berusaha menghentikan aksi Yosua.
Ia mengatakan, beberapa orang sempat berniat maju bersama-sama untuk menghentikan pria tersebut. Namun, upaya itu disebut memiliki risiko karena Yosua diduga membawa senjata dan mengancam orang yang mendekatinya.
"Apakah tidak berusaha diamuk massa? Berusaha teman-teman, jadi pas ada orang maju, dia ngancem bunuh sambil bawa senjata. Ada di video gue bilang, 'Ayo turun, turun,'" jelasnya.
Menurutnya, kondisi baru berubah setelah Yosua mulai kelelahan. Warga kemudian berhasil mengamankan pria tersebut dengan mengikatnya sebelum kepolisian tiba di lokasi.
"Pas dia capek, baru diamuk massa, langsung diikat dan baru polisi datang," imbuhnya.
Sebut Situasi di Lapangan Tak Semudah dalam Video
Perekam video mengakui bahwa jika hanya melihat rekaman yang beredar, situasi tersebut memang tampak seolah-olah mudah untuk dihentikan.
Namun, menurut dia, kondisi sebenarnya di lapangan berbeda. Terlebih, warga harus mempertimbangkan keselamatan diri ketika menghadapi seseorang yang diduga membawa senjata dan mengeluarkan ancaman.
"Jadi, enggak semudah yang dilihat teman-teman, kejadiannya memang bikin greget, tapi pas dicari senjata, kita enggak ada," tuturnya.
Ia pun meminta publik memahami situasi yang dihadapi warga ketika kejadian berlangsung dan tidak serta-merta menyalahkan orang-orang yang berada di lokasi.
"Jadi, kalau dibilang semudah itu, enggak semudah itu," tandasnya.
Hingga kini, Yosua telah diamankan kepolisian untuk menjalani penanganan lebih lanjut terkait aksi penyerangan terhadap sejumlah pengguna jalan tersebut.***
Artikel Terkait
Viral Mahasiswi Unesa Nyaris Putus Kuliah Gegara Desil, Sempat Terdata Karyawati Padahal Masih Sekolah
Viral Dua Pendaki Diduga Mandi Pakai Sabun di Sungai Qolbu Gunung Argopuro, Padahal Sudah Ada Larangan
KRL Bogor dan Tangerang Alami Gangguan, 18 Perjalanan Terlambat hingga 1 Jam Lebih, TransJakarta Tambah Armada
Update Gempa NTT: Jalan Trans Flores Retak dan Terancam Putus, Mobil Bermuatan Berat Dilarang Melintas
Gempa M 3,6 Guncang Bantul DIY, 20 Perjalanan Kereta Api Sempat Berhenti Luar Biasa