Dalam kesempatan yang sama, ia menyoroti revitalisasi stasiun yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Menurutnya, perbaikan stasiun bukan sekadar mempercantik bangunan, tetapi juga dapat menjadi magnet wisata.
Baca Juga: Prabowo Naik Kereta “Hotel Berjalan” KAI, Intip Mewahnya Nusantara Explorer
Apalagi sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta memiliki destinasi sejarah yang sudah dikenal luas, seperti Borobudur dan Prambanan. Stasiun yang dirawat dengan baik, menurut Prabowo, bisa ikut memperkuat pengalaman wisatawan ketika berkunjung.
Jadi, pembicaraan soal atap rumah kali ini ternyata tidak berhenti pada ijuk, rumbia, atau genteng. Di baliknya ada pertanyaan yang lebih besar: bisakah Indonesia kembali menggunakan kekayaan material tradisional sambil tetap menghadirkan teknologi bangunan yang aman dan relevan dengan kebutuhan zaman?***
Artikel Terkait
“KPK Lawan KPK” di Kasus Febrie Adriansyah, Mengapa Bambang Widjojanto Bilang Begitu?
5 Fakta Server Babylon di A Shop for Killers 2, Benda Kecil yang Bikin Perang Makin Gila
Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Pengamat Sebut Sinyal Bahaya Mulai Terlihat
Dari MBG Subianto sampai Nama 163 Karakter, Ini 6 Nama Anak Paling Nyentrik di Indonesia
Prabowo Dorong Penggunaan Atap Ramah Lingkungan, Selaras dengan Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Promedia Group dan Alduro
Ayah Menghilang, Anak-anak Istimewa Memulai Pencarian: Film Ini Bikin Arti Keluarga Terasa Berbeda
Perlawanan Febrie Adriansyah Makin Panas, Kasus Ini Bisa Jadi Ujian Besar Kejaksaan