Prasetyo juga menegaskan bahwa pemerintah menghormati keputusan Nanik untuk mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN.
Ia menyebut keputusan tersebut merupakan hak pribadi yang didasarkan pada kondisi kesehatan, sehingga tidak dapat dipaksakan untuk tetap menjabat ataupun hanya mengambil cuti.
Menurutnya, pihak yang paling memahami kondisi kesehatan Nanik adalah dirinya sendiri, sehingga pemerintah memilih menghormati keputusan tersebut.
Meski masa jabatannya sebagai Kepala BGN terbilang singkat, sekitar satu setengah bulan, Prasetyo menilai Nanik telah memberikan berbagai kontribusi dalam pengembangan program strategis BGN.
Nanik Tetap Dukung Program Pemerintah
Dalam unggahan di akun Facebook pribadinya, Nanik mengungkapkan telah menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo mengenai keputusannya mundur demi memulihkan kesehatan.
Ia juga menyebut Presiden menyetujui pengunduran dirinya, namun tetap meminta dirinya ikut mengawasi jalannya Badan Gizi Nasional.
Nanik menegaskan tetap akan mendukung berbagai program pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis, meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN.
Sementara itu, posisi Kepala Badan Gizi Nasional kini resmi diemban oleh Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.***
Artikel Terkait
Viral Demo Mahasiswa di Kejagung Berujung Ricuh, Massa Desak Penuntasan Kasus Korupsi hingga Soroti Febrie Adriansyah
Viral Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya di Jakarta Pusat, Polisi Masih Selidiki Keberadaan Korban
Halodoc for Business Rilis Laporan Kesehatan Karyawan 2026, Ungkap Tantangan Baru dan Solusi Digital Berbasis AI
Bootcamp Promedia Group Resmi Dimulai, Bahas SEO, GEO hingga Strategi Konten agar Direkomendasikan AI
Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Terungkap Alasan Nanik Deyang Mundur: Stres Kelola Anggaran hingga Alami Gangguan Jantung