Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih Disorot DPR, Menkop Ferry Juliantono Mengaku Tak Tahu

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 17 Juli 2026 | 08:12 WIB
Foto Menyoroti isu pengadaan kipas angin dalam proyek Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih senilai Rp1,8 triliun yang ramai disorot di media sosial. (Instagram.com/@sukabumiupdate)
Foto Menyoroti isu pengadaan kipas angin dalam proyek Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih senilai Rp1,8 triliun yang ramai disorot di media sosial. (Instagram.com/@sukabumiupdate)

Dengan asumsi pembelian dalam jumlah sangat besar, menurutnya harga satuan seharusnya dapat lebih rendah dibandingkan harga eceran di pasaran.

Menkop Singgung Kemungkinan Produk Tipe Khusus

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ferry Juliantono mengatakan nilai yang beredar bisa saja berkaitan dengan jenis kipas angin tertentu yang memiliki harga jauh lebih tinggi dibandingkan produk rumah tangga pada umumnya.

Ia mencontohkan produk tipe Imatsu MDF yang menurutnya dijual dengan harga mencapai belasan juta rupiah per unit di platform e-commerce.

Baca Juga: Pertamina Tindak Tegas Oknum Sopir Truk Tangki BBM di Sumut, Pastikan Distribusi dan Stok Tetap Aman

"Rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di e-commerce ini Rp11.464.000," ujar Ferry.

Meski demikian, ia menegaskan tidak mengetahui apakah produk tersebut benar-benar berkaitan dengan isu pengadaan dalam program Kopdes Merah Putih.

"Itu saya enggak tahu persis," tambahnya.

Transparansi Simkopdes Ikut Dipertanyakan

Selain menyoroti isu pengadaan, Mufti Anam juga meminta pemerintah meningkatkan keterbukaan informasi terkait pengadaan barang dalam program Kopdes Merah Putih.

Baca Juga: Viral 18 Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Tangki BBM di Sumut, Ternyata Ini Alasan hingga Jadwal Berakhirnya Penugasan

Ia mengusulkan agar seluruh data bantuan maupun pengadaan dapat diakses masyarakat melalui sistem daring sehingga proses penyaluran lebih transparan.

Menanggapi usulan tersebut, Ferry menjelaskan bahwa Kementerian Koperasi telah mengembangkan Sistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) yang menampilkan informasi mengenai bantuan yang diterima setiap koperasi.

Menurutnya, dashboard Simkopdes akan memuat data terkait jenis bantuan, jumlah barang, hingga nilai dukungan yang diterima masing-masing koperasi sehingga masyarakat dapat melakukan pemantauan secara lebih terbuka.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X