Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kronologi kejadian. Kampus juga ingin memastikan asal-usul dana yang diterima serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyalurannya.
Menariknya, sebelum kasus ini menjadi konsumsi publik, Daniel mengaku sempat melakukan pembicaraan langsung secara tertutup dengan Abdi. Dalam pertemuan tersebut, ia meminta mahasiswa tersebut berbicara jujur terkait informasi yang telah diterimanya.
Hasilnya cukup mengejutkan. Menurut Daniel, pengakuan datang tanpa bantahan panjang. Abdi langsung mengonfirmasi bahwa dirinya memang menerima uang sebagaimana yang beredar dalam informasi internal kampus.
Baca Juga: Garmin Instinct 3: Smartwatch Tangguh dan Stylish untuk Petualangan dan Gaya Hidup Urban
Kasus ini sendiri bermula dari dugaan adanya pemberian dana menjelang aksi demonstrasi mahasiswa pada 15 Juni 2026. Dana tersebut disebut-sebut diberikan dengan tujuan memengaruhi lokasi aksi agar tidak berlangsung di kawasan Istana Negara.
Namun fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Demonstrasi tetap berjalan sesuai rencana awal dan mahasiswa tetap bergerak menuju titik aksi yang sebelumnya telah ditentukan.
Kini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada soal uang Rp20 juta, tetapi juga pada bagaimana kampus menyelesaikan kasus tersebut secara transparan. Sementara proses klarifikasi terus berjalan, satu hal yang pasti: peristiwa ini menjadi pengingat bahwa integritas selalu menjadi modal paling mahal dalam setiap gerakan mahasiswa.***
Artikel Terkait
Bahaya Jalan Rusak bagi Motor Listrik: 5 Alasan Mengapa Baterai Anda Terancam
Yamaha Fascino 125 Fi Hybrid: Skutik Klasik Modern dengan Efisiensi Bahan Bakar Tertinggi
Apa itu Teknologi V2G? Mobil Listrik Jadi Aset Energi Bernilai Tinggi untuk Masa Depan
Kupas Tuntas Fitur CFMoto 450SR: Sportbike Agresif dengan Performa Mesin Memukau dan Desain Futuristik
Jeep Compass 2027: SUV Elektrifikasi Masa Depan dengan Platform STLA Medium
Saya Berhenti Pakai To-Do List Selama 30 Hari — Hasilnya Ternyata Tidak Seperti yang Saya Bayangkan