Jangan Asal Upload! Kartu Nusuk Jemaah Haji Bisa Jadi Celah Kejahatan Digital

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 20:39 WIB
PPIH ingatkan jemaah haji jangan unggah Kartu Nusuk ke medsos (Himpuh)
PPIH ingatkan jemaah haji jangan unggah Kartu Nusuk ke medsos (Himpuh)

TITIKTEMU.CO-Di tengah tren berbagi momen ibadah di media sosial, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengeluarkan peringatan penting bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

Jemaah diminta untuk tidak sembarangan mengunggah foto Kartu Nusuk ke platform digital karena dokumen tersebut menyimpan data pribadi yang sangat sensitif.

Banyak jemaah kini aktif membagikan pengalaman spiritual mereka selama berada di Tanah Suci. Mulai dari foto keberangkatan, suasana hotel, hingga aktivitas di sekitar Masjidil Haram.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT Pegadaian 2026: Gaji hingga Rp15,7 Juta, Terbuka untuk SMA hingga S1

Namun di balik semangat berbagi itu, terdapat risiko serius yang kerap luput dari perhatian, yakni potensi penyalahgunaan data pribadi melalui Kartu Nusuk.

Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, menegaskan bahwa Kartu Nusuk bukan sekadar kartu identitas biasa. Dokumen tersebut menjadi “kunci utama” bagi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

TBaca Juga: Jemaah Haji RI Mulai Kalap Belanja di Madinah, Kemenhaj Ingatkan Fokus Ibadah dan Bagasi Jangan Penuh

Di dalam Kartu Nusuk terdapat berbagai informasi penting, mulai dari identitas lengkap jemaah, akses layanan transportasi, data pemondokan, konsumsi, hingga barcode khusus yang terhubung dengan sistem layanan haji.

Karena itulah, PPIH meminta jemaah lebih berhati-hati dan tidak memotret ataupun menyebarluaskan kartu tersebut di media sosial.

Menurut Zulkifli, tindakan sederhana seperti mengunggah foto Kartu Nusuk dapat membuka peluang bagi pihak tak bertanggung jawab untuk memanfaatkan data pribadi jemaah.

Baca Juga: Panduan Memilih Saham Farmasi dan Rumah Sakit di BEI per Mei 2026, Mencari Cuan di Sektor Kesehatan KLBF, SILO, hingga SIDO

Risiko kebocoran data hingga penyalahgunaan identitas menjadi ancaman nyata di era digital saat ini.

Imbauan tersebut disampaikan saat pelepasan jemaah calon haji Kloter 12 Embarkasi Medan yang diikuti ribuan calon haji asal Sumatera Utara.

Dalam kesempatan itu, PPIH juga mengingatkan bahwa keamanan data pribadi merupakan bagian penting dari perlindungan jemaah selama berada di Tanah Suci.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: himpuh

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X