TITIKTEMU.CO, Jakarta – PT TASPEN (Persero) serahkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (THT) senilai total Rp283.227.000 kepada ahli waris Almarhumah Nurlaela, seorang guru SD Negeri Pulo Gebang 11 Petang, salah satu korban jiwa dalam kecelakaan kereta di Bekasi Timur.
Corporate Secretary TASPEN Henra menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya almarhumah.
“Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Nurlaela. Dedikasi beliau sebagai tenaga pendidik adalah jasa yang besar bagi bangsa. Melalui proses yang cepat dan transparan, kami pastikan seluruh hak almarhumah tersampaikan kepada keluarga untuk membantu menjaga keberlangsungan hidup dan pendidikan putra-putri beliau,” ucap Henra.
Baca Juga: Gen Z Mau Beli Rumah di Usia 25, Realistis atau Cuma Delusi? Ini Hitungannya!
Total santunan sebesar Rp283.227.000 tersebut terdiri atas dua komponen utama. Pertama, manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 227.076.400 yang mencakup santunan kematian, uang duka tewas, biaya pemakaman, dan bantuan beasiswa pendidikan anak. Selanjutnya, terdapat manfaat Tabungan Hari Tua (THT) sebesar Rp56.150.600.
Baca Juga: Sinopsis Drakor Gold Land: Drama Thriller Penuh Emas, Pengkhianatan, dan Plot Twist yang Bikin Nagih
Pemberian manfaat ini merupakan bentuk perlindungan komprehensif yang dihadirkan negara melalui TASPEN dalam menjamin kesejahteraan ASN dan keluarganya saat menghadapi risiko kerja.
Santunan JKK dari TASPEN tidak hanya memberikan bantuan finansial jangka pendek, tetapi juga dukungan berkelanjutan melalui beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris sebesar Rp45.000.000. Hal ini dirancang agar risiko kerja yang dialami oleh ASN tidak memutus harapan masa depan generasi penerus mereka.
TASPEN memberikan layanan yang cepat, tepat, dan transparan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan memberikan kepastian finansial di tengah masa duka.
Sinergi TASPEN dan dukungan BKN
Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno kepada Heris Rusman selaku ahli waris korban dan disaksikan Direktur Utama TASPEN Rony Hanityo Aprianto dan Direktur Operasional TASPEN Tribuna Phitera Djaja di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa, 28 April 2026.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bela sungkawa atas peristiwa kecelakaan kereta api tersebut.
“Mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Almarhumah Nurlaela. Peristiwa ini meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan tapi bagi kita semua,” kata Rano di Balai Kota DKI Jakarta.
Artikel Terkait
Rekomendasi 10 Mobil Listrik Terbaik di Indonesia Lengkap dengan Harganya
Naik KA Batara Kresna Membelah Solo-Wonogiri, Jalur Kereta dengan Pemandangan Ikonik
Jadwal KRL Jogja–Solo Periode 27-30 April, Rute dan Jam Keberangkatan Terupdate
8 Jam Menegangkan di Stasiun Bekasi Timur: Lokomotif Penabrak KRL Akhirnya Berhasil Dipisahkan
Fakta atau Mitos? Benarkah Mobil Listrik Bisa Mogok Saat Lewat Rel Kereta
AI Bikin Kamu Cemas Tapi Tetap Dipakai? Ini Paradoks Mental Generasi Digital
Ketika Algoritma yang Mengatur Uangmu, Siapa yang Bertanggung Jawab?