BMKG Warning Cuaca Ekstrem! Siklon Tropis Narelle Ancam Pulau Jawa, Ini Dampaknya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 27 Maret 2026 | 13:45 WIB
Foto ilustrasi BMKG peringatkan dampak Siklon Narelle (Dok. Bmkg)
Foto ilustrasi BMKG peringatkan dampak Siklon Narelle (Dok. Bmkg)

TITIKTEMU.CO - Indonesia kembali dihadapkan pada potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai, khususnya di wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan aktivitas Siklon Tropis Narelle yang diperkirakan membawa dampak signifikan dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan pemantauan terbaru pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Narelle terdeteksi berada di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah barat Australia dan di selatan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Meski tidak berada langsung di wilayah Indonesia, keberadaan siklon ini tetap memberikan efek tidak langsung yang cukup serius.

Baca Juga: Dari Sekadar Hobi Jadi Mesin Uang: Cara Cerdas Mengubah Passion Jadi Bisnis Nyata

Siklon Tropis Narelle sendiri merupakan hasil perkembangan dari bibit siklon tropis 96P yang mulai menunjukkan peningkatan intensitas sejak pertengahan Maret 2026.

Sistem ini kemudian masuk dalam pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta pada 21 Maret 2026. Sejak saat itu, pergerakan dan kekuatannya terus dipantau secara intensif.

Dalam 24 jam ke depan, BMKG memprediksi bahwa kecepatan angin maksimum dari siklon ini berpotensi meningkat hingga mencapai kategori 4.

Selain itu, arah pergerakannya cenderung menuju barat daya, menjauhi wilayah Indonesia.

Namun demikian, dampak tidak langsung tetap tidak bisa dianggap remeh.

Efek utama yang dirasakan adalah peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah, terutama di Pulau Jawa.

Baca Juga: Transformasi Mengejutkan Lucinta Luna: Kembali ke Identitas Awal atau Sekadar Fase Baru?

Beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

Kondisi ini tentu meningkatkan risiko banjir, genangan air, hingga longsor di daerah rawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X