Jangan Salah! Ini Panduan Shalat Idul Fitri Lengkap yang Bikin Ibadahmu Lebih Khusyuk

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 20 Maret 2026 | 18:05 WIB
Foto ilustrasi Panduan shalat Idul Fitri (Desain AI )
Foto ilustrasi Panduan shalat Idul Fitri (Desain AI )

Allahu akbar kabîrâ, wal hamdu lillâhi katsîrâ, wa subhânallâhi bukratan wa ashîlâ

Atau:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâh wallâhu akbar

Setelah itu, membaca Surat Al-Fatihah menjadi rukun yang wajib, lalu dianjurkan membaca Surat Al-A’la sebelum melanjutkan ke gerakan ruku’, sujud, dan seterusnya seperti shalat pada umumnya.

Baca Juga: Idulfitri 2026 Ditetapkan 21 Maret, Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS

Memasuki rakaat kedua, kembali dilakukan takbir tambahan sebanyak lima kali dengan pola yang sama, disertai dzikir di antara setiap takbir.

Kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah dan Surat Al-Ghâsyiyah sebelum menyempurnakan shalat hingga salam.

Perlu dipahami bahwa takbir tambahan ini berstatus sunnah, sehingga jika terlupa tidak membatalkan shalat.

Yang menunjukkan bahwa Islam memberikan kemudahan tanpa mengurangi keutamaan ibadah bagi yang menjalankannya secara lengkap.

Setelah shalat selesai, jamaah dianjurkan untuk tetap duduk dan mendengarkan khutbah Idul Fitri yang disampaikan dalam dua bagian, dipisahkan dengan duduk sejenak, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

السُّنَّةُ أَنْ يَخْطُبَ الإِمَامُ فِي العِيدَيْنِ خُطْبَتَيْنِ يَفْصِلُ بَيْنَهُمَا بِجُلُوسٍ

Artinya: “Sunnah bagi imam untuk menyampaikan dua khutbah pada hari raya dan memisahkan keduanya dengan duduk.”

Khutbah ini biasanya diawali dengan takbir, yaitu sembilan kali pada khutbah pertama dan tujuh kali pada khutbah kedua, yang menjadi ciri khas tersendiri dalam pelaksanaan shalat Id.

Pada akhirnya, memahami tata cara shalat Idul Fitri bukan hanya soal teknis gerakan dan bacaan, tetapi juga tentang menghadirkan hati yang bersih, penuh syukur, dan siap memulai lembaran baru setelah Ramadhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X